Waspadai 10 Kesalahan Fatal Saat Magang


please wait 2 seconds for an uncompressed image, or press Ctrl+F5 for original quality page
Ilustrasi : Corbis
JAKARTA - Kerja paruh waktu atau yang lebih dikenal sebagai magang, sebetulnya tidak hanya membantumu untuk mendapat pekerjaan impian, tetapi juga memperkaya pengalamanmu di bidang yang sedang kamu kerjakan.

Jangan lengah dengan kenyamanan lingkungan magang yang mungkin akan kamu alami, justru karena semakin nyaman, mungkin kebiasaan burukmu bisa saja mempengaruhi performamu dalam bekerja. Untuk itu, waspadai kesalahan fatal akibat kebiasaan burukmu saat magang.

Berikut 10 kesalahan fatal yang perlu kamu perhatikan menurut College Candy:

Malfungsi penampilan
Mungkin sebagian dari kamu menganggap remeh hal sederhana seperti pakaian.  Namun, ketahuilah apa yang kamu pakai bisa mempengaruhi pekerjaanmu. Tidak berarti kamu harus selalu memakai setelan serba hitam guna mendapatkan kesan profesional atau tidak berdandan sama sekali agar terlihat natural.
Kamu bisa memakai baju semisal kemeja, rok dan celana bahan, atau kaos yang dipadu dengan rompi bahan. Usahakan untuk selalu rapi tanpa berlebihan, begitu pula sebaliknya.

Tidak bertanya/tidak mengungkapkan ide
Hindari bersikap pasif. Magang bukan berarti kamu tidak punya hak menyampaikan ide. Kemukakan ide-idemu untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam rapat evaluasi kerja. Atasanmu akan senang sekali melihat sikap antusiasmu. Siapa tahu kamu akan dikontrak menjadi pegawainya kelak.

Boros
Jarang masuk ke kantor karena minim biaya? Singkirkan alasan itu, karena jika kamu terus menerus seperti itu, maka atasanmu akan menganggap kamu tidak pandai mengatur keuangan, yang berarti juga kamu tidak kredibel dalam bekerja. Mulai atur keuanganmu secepatnya.

Tidak memanfaatkan waktu
Mungkin dalam beberapa minggu pertama, atasanmu mengetahui kamu bisa menangani pekerjaan dengan cepat. Waspadalah, karena ini bisa jadi awal penambahan tugas untukmu. Cobalah seefisien mungkin dengan waktu. Buat skala priorias sehingga pekerjaanmu bisa selesai tepat waktu.


Terlalu sering browsing
Lupakan poin ini jika kamu magang sebagai seorang jurnalis. Sebaliknya, kamu harus perhatikan kebijakan tentang penggunaan internet di kantor. Sederhana saja, semakin sering kamu melanggar, semakin besar peluangmu untuk tidak diperpanjang kontrak.


Terlalu malu bergaul
Pikirkan hal ini, magang adalah salah satu gerbang untuk mendapat pekerjaan setelah lulus. Rekan-rekan di kantor saat ini kemungkinan akan menjadi rekanmu seterusnya. Berkenalanlah dengan rekan kerjamu. Tidak hanya itu, bergaulah dengan pekerja lain yang mungkin mendukung kualitas kerjamu. Semakin banyak teman, semakin banyak peluang.


Tidak memelihara silaturahmi
Boleh saja kamu berkenalan dengan banyak orang dan mendapat banyak pengetahuan dari mereka, tetapi jangan sampai kamu acuh dan bersikap seolah tidak menunjukkan apresiasi terhadap mereka. Pelihara hubunganmu baik-baik.


Rakus
Ada pesta di kantor? Syukuran ataupun perpisahan? Selalu ada makanan dan barang-barang bagus pada momen itu. Jangan kalap, jaga citramu di hadapan rekan kerja dan bosmu. Belum lagi persediaan alat tulis kantor yang berlimpah di lemari persediaan, jangan ambil sebelum kamu izin. Perhatikan sopan santunmu!


Tidak menunjukkan antusiasme
Tumpukan berkas mendadak menggunung di mejamu, Bosmu marah-marah, dan kejadian buruk menimpamu? Hadapi dengan senyuman, itu menandakan sikap antusias terhadap pekerjaanmu. Jangan pikirkan kondisimu sekarang, fokus pada peluang yang mungkin kamu dapatkan selepas kontrak magang.


Malas mencatat
Jika kamu sering kali melupakan tugas-tugas atau dokumen penting, bawalah selalu buku catatan untuk mengingatkanmu hingga hal paling sederhana. Jadi, kamu tidak dicap pelupa atau bodoh karena terlalu sering mengajukan pertanyaan tidak penting.
(rhs)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar